Minggu, 20 Oktober 2019

Tips Merawat Custom Sepatu Selop dari Bahan Kanvas

Ada banyak bahan yang digunakan pada pembuatan custom sepatu selop. Salah satu bahan yang kerap digunakan adalah kanvas. Agar tetap awet ada beberapa tips yang harus Anda gunakan terutama untuk teknik perawatannya. Di bawah ini ada beberapa tips merawat sepatu untuk jenis bahan kanvas.

Tips Merawat Custom Sepatu Selop dari Bahan Kanvas


1. Bersihkan Bagian Dalam
Jangan pernah lupa untuk membersihkan bagian dalam sepatu. Bagian dalam yang sudah kotor sangat rentan menyebabkan bakteri yang mana dapat menimbulkan bau pada kaki. Sikat perlahan memakai sikat gigi pada bagian dalam sepatu.

Selain itu Anda juga bisa juga menggosok bagian dengan memakai kain lap tebal. Lakukan cara yang sama secara lembut. Jangan lupa untuk perlahan saat menggosoknya agar tidak mengubah bentuk dari sepatu.

2. Keringkan Secara Alami
Jangan pernah mengeringkan atau menjemur sepatu kanvas yang Anda miliki langsung di bawah sinar matahari. Anda hanya perlu mengeringkan custom sepatu selop dengan cara diangin-anginkan.

Anda pun bisa menjemur sepatu tersebut di teras rumah terbuka, namun tidak terkena sinar matahari langsung. Hindari untuk mengeringkan menggunakan hair dryer sebab nantinya akan menjadikan bahan kanvas kering, kaku, serta mudah rapuh.

3. Beri Penyangga di Bagian Dalam
Sebelum disimpan, sebaiknya beri penyangga di bagian dalam sepatu. Fungsi dari cara yang satu ini adalah untuk menjaga bentuk sepatu selalu dalam keadaan baik. Kebanyakan sepatu bahan kanvas lemas serta bahannya jadi kempis apabila disimpan pada waktu lama.

Anda dapat menggunakan koran maupun karton sebagai menyangga. Atau, juga bisa membeli penyangga sepatu yang khusus. Banyak juga yang sudah menjualnya di pasaran. Salah satu elemen paling penting agar sepatu tetap awet.

4. Simpan Pada Tempat Tertutup
Simpan sepatu pada tempat tertutup ketika tidak terpakai. Tujuannya adalah agar menghindari terpapar debu. Menaruh sepatu pada lantai dalam waktu lama bisa menjadi penyebab timbulnya jamur. Anda pun bisa memakai kantung kain, kotak dengan bahan plastik atau juga mika, dan kotak sepatu sebagai wadah penyimpanan.

Hindari untuk memasukan sepatu pada tempat penyimpanan ketika masih basah sebab bisa menimbulkan jamur. Taruh sepatu pada ruang dengan suhu normal, tidak lembap serta tidak terlalu panas agar bisa menjaga sepatu tetap selalu dalam keadaan awet.

5. Beri Pengharum
Jangan lupa juga untuk menaruh pengharum khusus sepatu pad dalam kotak penyimpanan sepatu. Tujuannya adalah agar sepatu tidak berbau walaupun lama tidak dipakai. Hindari memakai kapur barus untuk pengharum sebab kapur barus memiliki kandungan bahan kimia yang mana bisa merusak kanvas pada sepatu.

Bagaimana custom sepatu selop Anda terbuat dari bahan kanvas? Jika iya maka tidak ada salahnya pakai beberapa cara di atas untuk merawatnya agar selalu awet dan tidak mudah rusak. Jangan pernah membersihkannya dengan cara yang asal ya.

Jumat, 11 Oktober 2019

Aturan Makan untuk Pengidap Hepatitis B agar Cepat Sembuh

Hepatitis B bisa menyerang siapa saja karena beberapa cara, misalnya melalui darah, cairan tubuh, dan memakai peralatan pribadi bergantian. Kondisi imun yang kurang terjaga juga bisa menambah peluang penularan. Tindakan penyembuhan harus segera dilakukan agar penderita cepat sembuh. Aturan makan berikut ini termasuk langkah yang harus dilakukan agar penyembuhan efektif.

Aturan Makan untuk Pengidap Hepatitis B agar Cepat Sembuh

1. Mengonsumsi Lebih Banyak Cairan
Sistem imun penderita hepatitis B harus dikondisikan agar lebih stabil agar bisa segera sembuh dari infeksi virus. Aktivitas virus penyebabnya ini harus dilawan agar sistem tubuh bisa kembali sehat seperti semula. Salah satu cara mengoptimalkan sistem imun adalah mengonsumsi lebih banyak cairan.

Hal ini juga bertujuan mengganti cairan tubuh yang lebih banyak hilang karena mengalami berbagai gejala, yaitu muntah dan nafsu makan berkurang. Jika demikian, Anda harus mengonsumsi lebih banyak air putih dan buah-buahan yang mengandung air. Susu rendah lemak juga bisa dikonsumsi.

2. Mengonsumsi Buah dan Sayur
Penderita hepatitis jenis B ini harus mengonsumsi makanan yang dianjurkan demi kesembuhannya. Selain memenuhi asupan cairan dalam tubuh, penderita juga harus mengonsumsi buah dan sayur yang cukup.

Kedua jenis makanan ini mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan menutrisi tubuh dengan zat yang mudah dicerna tubuh. Buah dan sayur juga kaya zat antioksidan untuk melindungi sel hati dari kerusakan akibat HBV. Meski demikian, pilihlah buah dan sayur yang mudah dicerna, di antaranya pepaya, pisang, mangga, bayam, sawi, dll. Hindarilah buah mengandung gas.

3. Menghindari Makanan Berlemak
Lemak juga tidak bersahabat untuk seseorang yang sedang menderita hepatitis B. Pasalnya, tidak semua lemak itu baik. Terlebih lagi, kondisi penderita hepatitis jenis B ini tidak prima di bagian pencernaan. Oleh karena itu, konsumsi lemak bisa berpengaruh pada kesehatan pencernaan. Risiko lain yang ditimbulkan lemak jahat juga sangat berbahaya karena bisa menurunkan kesehatan.

4. Menghindari Makanan Berat
Makanan berat yang dimaksud di sini adalah makanan yang mengandung banyak kalori. Makanan berserat tinggi juga termasuk di dalamnya. Anda harus menaati anjuran ini agar bisa cepat sembuh seperti semula.

Makanan berat yang berkalori tinggi ini menyebabkan makanan lebih susah dicerna dan bisa berpengaruh pada sistem tubuh yang lemah. Anda juga perlu mengonsumsi makanan yang bernutrisi sekaligus mudah dicerna.

5. Menghindari Rokok dan Alkohol
Rokok dan alkohol tetap saja harus dihindari karena sudah pasti menyebabkan banyak risiko, terlebih bagi seseorang yang sedang menderita suatu penyakit. Hepatitis jenis B ini bukanlah penyakit yang ringan. Oleh karena itu, tekanan darah harus dijaga agar kondisi kesehatan membaik. Rokok dan alkohol pemicu tekanan darah tinggi beserta zat di dalamnya harus dihindari.

6. Makan dengan Perlahan
Makan secara perlahan harus dilakukan oleh penderita hepatitis jenis B agar tidak berbahaya bagi pencernaannya, termasuk organ hati yang sedang terserang HBV. Oleh karena itu, makanlah dengan cara yang benar dan tidak perlu terburu-buru. Dianjurkan juga untuk mengunyah makanan sampai benar-benar lembut supaya lebih mudah dicerna.

Berbagai aturan makan di atas sangat dianjurkan untuk diterapkan oleh pengidap hepatitis B. Bagaimanapun kondisinya, aturan di atas berlaku untuk semua kondisi penderita. Virus HPV yang menyerang tubuh penderita harus dilawan aktivitasnya dengan menjaga kesehatan lebih ekstra, termasuk mengatur pola makan dan jenis makanan sehari-hari.